Pengobatan Daun Sirih Untuk Keputihan

Hampir seluruh kalangan dewasa pernah mengalami keputihan atau keluarnya sekresi dari organ genital seperti susu, bagaimana dengan daun sirih untuk keputihan?. Meskipun pada umumnya proses ini normal, dalam beberapa kondisi keputihan bisa berubah menjadi kondisi berbahaya.

Untungnya, beragam cara alami bisa digunakan untuk mengatasi masalah ini, salah satunya menghilangkan keputihan dengan daun sirih. Jadi daun sirih dipercaya dapat meringankan atau mengatasi keputihan serta menjaga kesehatan organ kewanitaan. Tidak lain karena kandungan dan khasiat di dalamnya sebagai antibakteri, antijamur dan antioksidan.

Baca juga: APA PENYEBAB KEPUTIHAN YANG BERBAHAYA

konsultasi

Bagaimana Proses Pengobatan Daun Sirih Untuk Keputihan?

Tidak semua masalah keputihan harus diobati, karena kondisi ini pada dasarnya menjadi mekanisme alami tubuh untuk membersihkan area kewanitaan. Sekresi yang berbentuk cair atau kental mempunyai warna bening atau agak putih, jumlahnya akan meningkat ketika masa ovulasi, ketika seorang wanita terangsang dan menyusui.

Disisi lain infeksi bakteri, jamur, dan parasit juga bisa disebabkan oleh keputihan. Maka dari itu, keputihan dibagi menjadi beberapa jenis, secara mudahnya terdapat keputuhan normal dan abnormal.

Keputihan tidak normal biasa disebut dengan istilah patologis yakni mempunyai ciri berwarna kuning atau hijau, menyebabkan bau serta gatal, bahkan beberapa penderita akan mengalami rasa sakit ketika buang air kecil. Keputihan jenis ini pada umumnya bisa dihilangkan dengan daun sirih.

konsultasi

daun sirih untuk keputihan

Sirih menjadi salah satu tanaman yang banyak di Indonesia dan sejak zaman dahulu dikenal sebagai bahan obat yang ampuh. Secara ilmiah minyak atsiri dalam kandungan daun sirih untuk keputihan mengandung antijamur dan bakteri yang dapat mengobati sekresi tidak normal.

Untuk menghilangkan sekresi tidak normal, keputihan akan direbus dan diambil sari dalam daunnya. Air ini kemudian bisa diminum atau digunakan untuk membasuh area kewanitaan Anda. Berikut kami ulas secara lengkap dibawah ini.

1.Air rebusan daun sirih diminum secara langsung

Setelah air rebusan daun sirih untuk keputihan siap, minuman ini bisa langsung Anda minum untuk menghilangkan sekresi berlebihan. Minum air rebusan sehari 2 kali hingga tanda dan gejala keputihan berkurang. Jika Anda tidak berselera dengan rasanya, bisa tambahkan madu atau perasan lemon untuk membuatnya lebih segar.

2.Mengaplikasikan rebusan daun sirih menggunakan tampon

Rebusan daun sirih untuk keputihan bisa Anda aplikasikan ke area genital dengan bantuan tampon. Metode ini kami maksudnya agar air rebusan bisa mengenai bagian dalam organ wanita tersebut. Dengan begitu maka proses penyembuhan akan berjalan dengan cepat dan lancar.

konsultasi

3.Air rebusan daun sirih untuk membasuh vagina

Daun sirih bisa digunakan untuk membasuh area genital, air tersebut sebaiknya Anda dinginkan terlebih dahulu. Kemudian basuh dari arah yang benar yakni depan ke belakang untuk menghindari terserang bakteri dari anus.

Walaupun air rebusan daun sirih memang ampuh untuk kurangi keputihan abnormal, namun jika Anda terlalu sering menggunakannya, justru akan memberi dampak buruk. Area genital yang sering terkena air rebusan daun sirih akan terganggu keseimbangan bakteri dan phnya.

Hilangnya beberapa bakteri baik dalam organ genital akan beresiko membuat bakteri jahat mudah berkembang da membawa berbagai jenis infeksi. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, tentunya infeksi akan menyebar kebagian organ lain.

Jika daun sirih tidak memberi solusi yang tepat, namun kondisinya menjadi semakin memburuk. Sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk memperoleh penanganan terbaik. Lakukan konsultasi dahulu bersama kami Klinik Apollo Jakarta. Mengenai reservasi, Anda bisa hubungi nomor 081233881616. Demikian mengenai daun sirih untuk keputihan, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.klinikgonore.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.