Penyebab Vagina Dan Keputihan Terasa Panas

Vagina atau keputihan terasa panas merupakan keluhan yang relatif umum terjadi pada kalangan wanita. Ada banyak jenis penyebab vagina dan keputihan terasa panas, yakni karena iritasi, penyakit menular seksual, dan menopause. Setiap penyebab tentunya mempunyai gejala serta pengobatan sendiri.

konsultasi

Apa Saja Penyebab Keputihan Terasa Panas

Iritasi

Hal tentu bisa membuat kulit vagina Anda mengalami iritasi, seperti bersentuhan langsung dengan zat, hal tersebut dikenal dengan dermatitis kontak. Iritasi bisa menyebabkan dermatitis kontak meliputi parfum, kain dan sabuh.

Bentuk utama pengobatan untuk atasi masalah iritasi yakni dengan menghindari apapun yang menjadi penyebabnya. Menghindari iritasi memungkinkan kulit dan masalah keputihan sembuh lebih cepat. Terkadang seseorang mungkin memerlukan obat khusus untuk atasi masalah ini.

konsultasi

Vaginosis bakterialis

Vaginosis bakteri yakni infeksi pada vagina yang disebabkan oleh keseimbangan flora normal pada alat vital yang terganggu. Mukosa vagina mempunyai bakteri lactobacillus yakni normal atau bakteri baik pada vagina yang berfungsi untuk menjaga keasaman PH dan membatasi pertumbuhan bakteri lain yang bersifat patogen.

Bahkan dalam beberapa kondisi, jumlah bakteri lactobacillus akan berkurang sehingga menyebabkan perkembangan bakteri lain merugi. Menurut beberapa sumber, infeksi vagina yang paling umum terjadi pada kalangan wanita yang berusia 15 sampai 44 tahun. Salah satu gejalanya yakni vagina terasa panas ketika buang air kecil. Infeksi ini tak selalu menimbulkan tanda, adapun beberapa gejala yang meliputi diantaranya:

•Terasa gatal

•Keputihan encer, berbau amin, dan berwarna putih ke abu-abuan

•Nyeri ketika berkemih dan berhubungan seksual

Bagi Anda yang mempunyai infeksi tersebut beresiko terkena penyakit seksual menular. Jadi jika ada yang mengembangkan gejala tersebut, mereka harus diperiksa dan diobati oleh dokter. Pengobatan untuk kondisi ini seringkali melibatkan antibiotic.

konsultasi

Keputihan terasa panas

Infeksi jamur

Penyebab vagina dan keputihan terasa panas yakni karena adanya infeksi. Infeksi bisa disebabkan oleh jamur yang membuat alat vital terasa tidak nyaman. Beberapa gejala diantaranya:

•Rasa gatal yang hebat.

•Bibir vagina berwarna kemerahan dan bisa menimbulkan pembengkakan

•Vagina berwarna seperti keju

•Nyeri atau terasa terbakar saat berkemih atau berhubungan seksual

•Vagina terasa gatal

Infeksi saluran kemih

Penyebab selanjutnya yakni infeksi saluran kemih, perlu anda pahami, bagian berbeda dari saluran kemih dapat menyebabkan infeksi, termasuk ginjal, uretra, dan kandung kemih. Seorang wanita yang mengalami infeksi saluran kecil mungkin akan merasakan vagina panas ketika buang air kecil.

Merasa lelah atau tidak sehat

Dokter biasanya akan memberi resep antibiotik untuk penanganan infeksi saluran kemih tersebut. Jadi secara umum, infeksi akan segera sembuh dalam beberapa hari setelah adanya pengobatan. Resep berulang akan diperlukan jika infeksi kembali terjadi.

Gonore

Gonore merupakan infeksi dimana bakteri neisseria gonorrheae menyerang selaput lendir, seperti rahim, saluran tuba, dan serviks. Masalah ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dengan seseorang yang sudah terinfeksi. Seorang wanita bisa mengalami pembengkakan vagina ketika buang air kecil, gejala tersebut diantaranya:

•Sakit ketika buang air kecil

•Keputihan terasa panas

•Pendarahan di luar siklus haid

Nah diatas merupakan beberapa gejala yang pada umumnya bisa Anda temui, bagi kalian yang sudah tidak nyaman dengan keputihan terasa panas bisa lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo. Lakukan reservasi terlebih dahulu untuk memperoleh penanganan yang tepat di 081233881616, sekian mengenai informasi tentang keputihan terasa panas, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.klinikgonore.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.