Gejala Dan Ciri Ciri Penyakit Raja Singa

Kebanyakan kalangan merasa malu apabila terserang penyakit kelamin, salah satunya mereka yang terserang ciri ciri penyakit raja singa. Hal tersebut mencerminkan bahwa pengidapnya menjalankan kegiatan seksual yang kurang sehat, sehingga bakteri bisa tertular dan menyebabkan penyakit. Salah satu penyakit kelamin yang banyak dijadikan perbincangan yakni sifilis atau raja singa. Bakteri yang mendasarinya yakni Treponema pallidum. Tidak hanya menyerang alat kelamin saja, melainkan sistem saraf, kulit dan mulut.

Apabila terdeteksi lebih awal, penyakit sipilis tentunya mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Dalam dua tahap pertama, ciri ciri penyakit raja singa ini mudah diobati dengan antibiotik. Namun jika tidak diobati dalam 12 bulan, bakteri menjadi laten, artinya bakteri masih ada dalam tubuh, namun Anda tidak akan merasakan gejela selama bertahun-tahun. Menariknya, dalam beberapa tahun penyakit ini menjadi aktif kembali.

Baca juga: TAHAPAN DAN EFEK SIPILIS BAGI PENDERITA

konsultasi

Apa Saja Gejala Dan Ciri Ciri Penyakit Raja Singa

Pada tahap ketiga ini sifilis dapat merusak otak, saraf, mata, jantung, dan organ lain, yang akhirnya menyebabkan kebutaan, kelumpuhan dan bahkan kematian. Berikut adalah delapan gejala sipilis pada wanita yang perlu kamu ketahui:

1.Luka yang tidak menyebabkan nyeri

Di tahap pertama penyakit sipilis yang berlangsung kurang lebih 6 minggu, Anda mungkin akan menemukan luka di area peradangan. Luka tersebut tidak akan menimbulkan rasa nyeri, namun terdapat semacam kantong yang berisi cairan. Luka ini ada di satu area, bentuknya lebih besar dari jerawat. Segera periksakan ke dokter, sebab jika tidak sifilis berlanjut ke tahap selanjutnya.

2.Pembengkakan kelenjar getah bening

Gejala lain yang bisa muncul pada ciri ciri penyakit raja singa yakni adanya demam ringan, pada umumnya sekitar 38 derajat celcius. Demam tersebut tidak akan berlangsung lama, yakni hanya beberapa hari saja. Kita semua memahami, demam merupakan gejala umum dari berbagai jenis penyakit. Namun apabila dibarengi dengan perkembangan kelenjar getah bening, maka segera periksakan kondisi tersebut ke dokter.

konsultasi

 ciri ciri penyakit raja singa

3.Ruam kulit

Gejala ciri ciri penyakit raja singa pada kalangan wanita selanjutnya mulai muncul ruam di area kulit. Ruam tersebut akan hadir saat sipilis sudah masuk pada tahap sekunder akibat pengobatan di tahap awal. Ruam tersebut mungkin ditemukan pada beberapa bagian tubuh secara acak, bentuknya seperti benjolan merah yang kasar, kecil dan tidak terdeteksi sebab tidak menyebabkan gatal.

Ruam pada sifilis sering muncul di telapak kaki dan tangan. Pada titik tersebut, bakteri sipilis akan berkembang melalui darah. Jadi pada tahapan tersebut, bakteri sipilis akan mulai mempengaruhi bagian tubuh lain, di luar tempat pertama kali menyerang.

konsultasi

4.Luka di anus, mulut dan vagina

Gejala lain dari sifilis sekunder yakni ditemukannya luka berukuran 3 cm. Luka tersebut pada umumnya berwarna putih dan abu-abu yang muncul di area lembab seperti ketiak, mulut, dan selangkangan. Luka tersebut bentuknya seperti kutil, terangkat dan tidak menimbulkan sakit, bahkan mereka bisa salah mendiagnosa sebagai penyakit kutil kelamin. Untunya luka tersebut tidak akan menimbulkan rasa nyeri.

5.Rontoknya yang Berlebihan

Gejala sipilis pada wanita ketika masuk tahap sekunder yakni adanya bintik di kulit kepala yang dikenal dengan nama alopecia sifilis. Gejala tersebut bukan tanda yang serius, namun Anda harus curiga ketika rambut mulai rontok akibatkan luka di kepala. Namun Anda tidak perlu khawatir mengenai kebotakan, sebab setelah sifilis ditangani, rambut akan tumbuh kembali.

Kami Klinik Apollo akan menangani semua permasalahan Anda dengan baik dan akurat, lakukan reservasi dengan mudah melalui nomor 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai ciri ciri penyakit raja singa, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.klinikgonore.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.