Penyakit Sipilis Pada Pria Dan Penanganannya

Sipilis pada pria adalah infeksi bakteri dalam darah yang mudah ditularkan. Penularannya dari hubungan intim, seks oral (memberi atau menerima), seks oral atau melalui kontak langsung kulit dengan luka atau ruam yang kemungkinan tidak disadari ada pada alat kelamin, anal, mulut, bibir atau kulit.

konsultasi

Apa Itu Sipilis?

Sipilis pada pria adalah infeksi bakteri yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Treponema Pallidum. Sipilis pada pria adalah infeksi menular seksual (IMS) yang biasanya menyebar atau menular melalui kontak dengan luka infeksi pada alat kelamin, dubur, bibir, mulut, transfusi darah atau melalui penularan dari ibu ke anaknya selama kehamilan.

Penggunaan kondom yang benar dan konsisten secara signifikan dapat mengurangi risiko infeksi. Penularan sipilis dari ibu ke anak (sipilis kongenital) dapat dicegah dan dapat dicapai melalui skrining dan pengobatan sejak dini. Diagnosis sipilis biasanya didasarkan pada riwayat medis, pemeriksaan fisik dan pengujian di laboratorium. Sipilis tanpa komplikasi dapat dengan mudah disembuhkan dengan pengobatan antibiotik. Namun jika tidak segera diobati, sipilis dapat bertahan selama bertahun-tahun dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Apa Yang Menjadi Penyebab Utama Sipilis?

Sipilis pada pria ditularkan selama hubungan seks vaginal, seks anal dan seks oral atau kontak kulit ke kulit dengan area yang terinfeksi. Pada wanita hamil dengan sipilis dapat menularkannya ke janin atau ke bayinya selama kehamilan atau selama persalinan. Sipilis dapat disebababkan oleh bakteri yang bernama bakteri Terponema Pallidum atau Spirochete.

Baca Juga : Penyebab Sifilis Kongenital, Infeksi Mengancam Nyawa Bayi?

konsultasi

Ketahui Gejala Sipilis Pada Pria

Ada beberapa tahapan untuk sipilis. Setiap tahapnya menghasilkan serangkaian gejalanya tersendiri.

• Tahap Primer
Ulkus tanpa rasa sakit yang disebut chancre berkembang dan biasanya di area genital. Namun kemungkinan juga dapat muncul di area lain seperti di mulut jika sipilis berkontraksi akibat hubungan seks oral. Chancre berstektur keras dan mengeluarkan cairan yang mengandung bakteri sipilis. Pada tahap ini biasanya muncul setelah seseorang trekena sipilis (namun dapat terjadi dimana saja selama 10 hari hingga 90 hari kemudian). Tahap ini berlangsung dari 4 minggu hingga 6 minggu. Selama ini, chancre dapat hilang sepenuhnya akan tetapi infeksi akan tetap ada dan jika tidak segera diobati akan berlanjut ke tahap berikutnya.

• Tahap Sekunder
Bakteri penyebab sipilis menyebar atau menular ke aliran darah. Sejumlah gejala dapat berkembang di kulit. Kemungkinan termasuk ruam yang berwarna merah pada telapak tangan dan pada telapak kaki, lepuhan yang kecil diisi dengan nanah atau bercak berwarna abu-abu atau merah muda yang tebal. Kemungkinan juga adanya gejala yang mirip dengan flu seperti demam dan sakit kepala. Gejala-gejala ini bisa bertahan hingga 1 tahun dan pada akhirnya dapat menghilang namun juga dapat kambuh kembali.

• Tahap Laten
Periode tidak aktif. Biasanya terjadi sekitar 2 tahun setelah seseorang untuk pertama kalinya terkena sipilis. Pada kebanyakan orang tidak mengalami gejala selama tahap ini. Namun infeksinya akan tetap ada. Tahap ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Sipilis tetap menular selama 1 tahun hingga 2 tahun. Jika tidak segera ditangani, adanya kemungkinan sipilis akan berkembang ke tahap tersier.

• Tahap Tersier
Selama tahap ini bakteri sipilis dapat menyebabkan kerusakan serius pada banyak organ internal termasuk otak, sumsum tulang belakang dan jantung. Tumor atau gumma dapat berkembang di mulut, hidung, tulang atau organ seperti hati. Kemungkinan juga muntah dan sakit pada perut. Tahap ini bisa mengakibatkan kebutaan, demensia, kelumpuhan dan bahkan kematian. Sipilis tidak menular pada tahap ini. Tahap ini biasanya terjadi dalam waktu 10 tahun sejak seseorang pertama kali tertular sipilis.

konsultasi

Cara Tepat Mendiagnosis Sipilis

Tes atau pengujian darah adalah cara paling umum untuk tertular sipilis. Jika memiliki luka, biasanya dilakukan tes dan pengujian. Karena sipilis cukup umum diantara pria gay yang memiliki banyak pasangan seksual, pria yang melakukan seks dengan banyaknya pasangan, berbagi mainan seks (seks toys) atau fisting dan pria yang positif HIV maka harus melakukan tes atau pengujian sipilis setiap 3 bulan hingga 6 bulan.

Sipilis Pada Pria02

Bagaimana Pengobatan Sipilis Pada Pria Dilakukan?

Ketika didiagnosis lebih awal, sipilis pada pria diobati dengan pengobatan antibiotik intravena dan pengobatan antibiotik oral. Pengobatan lebih kompleks jika adanya infeksi yang melibatkan otak. Sipilis tahap laten biasanya memerlukan beberapa pengobatan antibiotik intravena atau pengobatan antibiotik oral yang lebih lama.

Sipilis pada pria dapat dengan mudah diobati dan disembuhkan dengan pengobatan antibiotik tertentu (intravena). Selalu pastikan pasangan seksual Anda juga melakukan pengobatan. Usahakan tidak melakukan hubungan seksual hingga pengobatannya selesai dan dinyatakan sembuh oleh dokter.

Anda bisa melakukan pengobatan di Klinik Apollo. Klinik yang sudah terpercaya dalam hal menangani berbagai penyakit kelamin baik itu andrologi, ginekologi maupun PMS dan IMS lainnya. Sudah banyak yang melakukan pengobatan di Klinik Apollo dan hasilnya sembuh. Untuk info hubungi kami di kontak 081233881616 atau dengan layanan dibawah ini.

Baca Juga : Tanda-Tanda Penyakit Sipilis Pada Pria

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website klinikgonore.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.