Cara Mencegah Vaginitis Dengan Ampuh

Vaginitis merupakan infeksi yang ada pada vagina atau lubang bagian luar. Vaginitis bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, virus, dan parasit. Bahan kimia yang ada dalam parfum serta sabun bisa menyebabkan vaginitis. Penyebab lainnya yakni perubahan hormon atau menopause.

Baca juga: SEDERHANA, BEGINI CARA ATASI KEPUTIHAN BERBAU

konsultasi

Bagaimana Cara Mencegah Vaginitis Dengan Ampuh

1.Mempunyai waktu tidur cukup

Ketika tidur, tubuh akan melepaskan hormone yang berguna membangun massa otot serta memperbaiki jaringan sel yang rusak. Ini yang menyebabkan tidur cukup merupakan hal penting, semua kalangan dianjurkan tidur kurang lebih 8 jam, agar kekebalan tubuh lebih optimal dalam melawan penyakit.

2.Menjaga berat badan tetap seimbang

Seseorang yang kelebihan berat badan dapat mengurangi sirkulasi udara pada sekitar vagina. Ini sebabnya infeksi vaginitis rentan menyerang kalangan yang kelebihan berat badan atau obesitas. Hal tersebut bisa dicegah dengan olahraga secara rutin atau konsumsi makanan bergizi yang seimbang.

konsultasi

vaginitis

3.Minum antibiotik sesuai petunjuk

Menggunakan antibiotik dalam dosis yang tinggi atau jangka panjang bisa menyebabkan pertumbuhan bakteri candida. Bakteri ini menjadi sumber terjadinya keputihan, kondisi tersebut pada umumnya ditandai dengan rasa gatal, bau menyengat, dan munculnya cairan atau sekresi. Anda bisa minum antibiotik sesuai dengan petunjuk dan anjuran dokter.

4.Menjaga kebersihan vagina anda

Bahan kimia yang ada dalam sabun berpotensi sebabkan iritasi pada vagina. Hindari penggunaan pembersih vagina dengan cara disemprot, apalagi yang mengandung pewangi. Gunakan tisu atau pembalut yang tidak mengandung pewangi sama sekali. Pasalnya bahan pewangi tersebut dapat mengiritasi vagina. Hindari juga vaginal douche, sebab bisa mengganggu keseimbangan cairan vagina Anda.

konsultasi

5.Bersihkan vagina dengan benar

Bersihkan vagina Anda dengan cara menghisapnya secara lembut dan perlahan. Hal tersebut dapat menghindarinya adanya luka akibat gesekan yang terlalu keras. Seka dari depan ke belakang, setelah buang buang air kecil atau besar guna mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina. Bersihkan bagian luar vagina setiap hari tanpa atau gunakan sabun ringan yang tidak mengandung pewangi. Pastikan agar vagina tetap kering dan ganti pembalut sesering mungkin ketika haid.

6.Setia pada pasangan

Ketika Anda semakin sering berganti pasangan seksual, maka kian tinggi resiko penularan infeksi menular seksual. Seseorang yang terserang penyakit menular mempunyai resiko besar mengidap vaginitis.

7.Gunakan pakaian yang sesuai

Apabila pakaian Anda basah dikarenakan hujan, seharusnya segera ganti atau keringkan terlebih dahulu. Jangan duduk menggunakan pakaian basah, karena jamur akan berkembang ketika kondisi Anda lembab atau hangat. Hindari mengenakan celana yang terlalu ketat atau berbagai jenis pakaian yang dapat mengganggu sirkulasi vagina Anda. Kenakan celana dalam yang lebih longgar atau berbahan katun yang memungkinkan udara sirkulasi di sekitar vagina berjalan pada umumnya.

Sedangkan untuk mengatasi kondisi vaginitis yang disebabkan oleh adanya iritasi atau alergi, dokter akan menganjurkan pasien untuk menghindari penyebabnya, misalnya sabun pembersih vagina atau kondom dengan bahan dasar lateks. Selain itu, dokter juga akan memberi obat-obatan untuk meredakan peradangan yang timbul dengan gatal. Cara diatas cukup singkat dan mudah dipahami bukan?

Jika Anda mengalami kondisi dan tanda gejala vaginitis, sekarang saatnya lakukan konsultasi bersama kami Klinik Apollo untuk mendapatkan penanganan terbaik dan profesional. Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, segera lakukan reservasi dengan mudah di 081233881616. Demikian kami sampaikan artikel pada kesempatan kali ini mengenai vaginitis, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.klinikgonore.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.