Keputihan Ada Bercak Darah, Bahayakah?

Anda mungkin pernah menemukan darah di celana dalam meski waktu haid sudah usai, mengapa keputihan ada bercak darah sering terjadi?. Kondisi tersebut tentunya akan membuat khawatir dan merasa bingung. Jika Anda pernah mengalami pendarahan yang tidak terduga, mungkin ada beberapa faktor yang menjadi penyebab diantaranya.

konsultasi

Apa Saja Penyebab Keputihan Ada Bercak Darah

1.Anda sedang hamil

Sebuah sumber mengatakan yakni sebanyak 20 % wanita memperoleh bercak darah selama 12 minggu di awal kehamilan. Bercak tersebut cenderung lebih sedikit dari menstruasi bulanan Anda.

2.Memasang IUD atau KB

Memang benar adanya, IUD atau KB bisa menyebabkan pendarahan yang tidak teratur, beberapa kalangan yang menggunakan IUD mengalami haid lebih lama dan banyak. Iud juga bisa menyebabkan keputihan ada bercak darah karena mengandung sedikit hormon, setidaknya selama 3 sampai 6 bulan pertama. Selain itu, peradangan bisa terjadi apabila IUD yang dipasang bergeser atau tidak berada di lokasi yang tepat.

3.Tiroid bermasalah

Tiroid juga bisa menyebabkan pendarahan di vagina, apabila keputihan ada bercak darah, dokter mungkin akan cek tiroid apakah berfungsi dengan baik atau menurun. Apa sebab tiroid Anda bermasalah? Jadi tiroid bisa mempengaruhi sistem pituitari yakni sebuah kelenjar yang mengeluarkan banyak jenis hormone. Pada beberapa kasus, kondisi tersebut bisa menyebabkan pendarahan.

konsultasikeputihan ada bercak darah

 4.Tiroid bermasalah

Terkadang menjalankan hubungan seksual juga akan membuat vagina Anda mengeluarkan darah. Pada umumnya ini terjadi jika Anda bermain terlalu kasar atau vagina memang dalam kondisi yang basah.

5.Mengalami Polycystic Ovary Syndrome

Sindrom ovarium polikistik menjadi sebuah kondisi terganggunya fungsi ovarium pada kalangan wanita di usia subur. Hormone tersebut dapat mencegah estrogen yang berfungsi normal. Beberapa gejalanya seperti masalah haid yang banyak dan panjang, tidak haid selama beberapa bulan atau menstruasi yang tidak teratur.

6.Kanker

Jadi hal tersebut harus Anda waspadai jika muncul pendarahan selain di masa menstruasi. Walaupun masalah ini jarang terjadi, bisa jadi pendarahan yang tidak teratur merupakan pertanda Anda terserang serviks atau kanker rahim. Hal tersebut mungkin terjadi akibat penderita mengidap HPV. Dokter akan sarankan Anda menjalankan beberapa jenis tes lanjutan.

konsultasi

7.Menderita infeksi penyakit menular

Jadi penyakit menular seksual merupakan infeksi yang bisa menular dari satu kalangan ke orang lain melalui kontak seksual. Penyakit ini memang sering muncul tanpa menimbulkan tanda dan gejala. Namun ketika Anda memperoleh keputihan ada bercak darah dari vagina terutama setelah berhubungan seksual, bisa jadi Anda terkena IMS. HPV dan PMS bisa menyebabkan peradangan pada leher rahim. Ketika leher rahim Anda merasakan, hal tersebut bisa menyebabkan pendarahan.

Keputihan bisa jadi tanda hal normal maupun tidak normal. Keputihan yang normal yakni sekreski akibat dari mekanisme pembersih alami vagina, yang berisikan sel-sel kulit serta bakteri yang mati. Keputihan yang normal pada umumnya berwarna bening atau putih. Apabila sudah kering bisa berubah warna sedikit kekuningan. Konsistensinya memang beragam, bisa sedikit kental ataupun cair.

8.Minum obat-obatan

Biasanya obat pengencer darah dapat menyebabkan haid lebih berat dan terjadi pendarahan. Suplemen seperti ginkgo biloba juga mempunyai sifat pengencer yang bisa mempengaruhi aliran darah. Tidak jarang, penis pengontrol kehamilan yang mengandung estrogen dan progestin menjadi penyebab utamanya.

Kami Klinik Apollo akan membantu semua masalah pasien secara cepat dan akurat. Dokter kami tentunya sudah ahli dalam bidangnya. Jadi sekarang saatnya Anda lakukan reservasi dengan mudah melalui 081233881616. Demikian mengenai keputihan ada bercak darah, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.klinikgonore.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.